Jumat, 08 Februari 2008

Islam Tidak Mengajarkan Anarkisme

Islam Tidak Mengajarkan Anarkisme

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.”
(an-Nahl [16]:125)



Firman Allah Swt ini memberikan petunjuk dengan sangat jelas kepada kita bagaimana metode dakwah yang harus dipergunakan. Konsep dasar dari dakwah itu adalah “menyeru manusia kepada Tuhan” bukan kepada hal yang lain. Hal ini dipertegas dengan kata “ilaa sabiili Rabbika”. Jadi kita diminta untuk mengajak umat manusia menuju jalan Tuhan. Tapi hal ini juga sering disalah persepsikan sehingga ruang lingkup dakwah menjadi sempit, ketika dakwah hanya dimaknai dengan menyeru manusia kepada Islam. Sebenarnya tanpa dikatakan demikian juga konsep ketuhanan dan ketauhidan Ilahi yang sempuna hanya dimiliki oleh Islam.


Ada hal lain yang menarik untuk dikaji ketika sampai kepada bagaimana metode yang Allah Swt berikan untuk berdakwah ini ditekankan kepada masalah “bil-hikmah wa al-mauizhati al-hasanah”(dengan kebijaksanaan dan nasehat yang baik) disana jelas tergambar apa yang menjadi visi dari dakwah itu sendiri yaitu penaklukan hati manusia dan menggunakan cara-cara yang santun, lembut dan damai. Karena metode yang dikedepankan adalah “bil-hikmah wa al-mauizhati” yang kedua hal ini adalah berorientasi menyentuh wilayah hati menusia. Setelah itu disebutkan lagi step terakhir dari proses dakwah adalah “wa jaadilhum bi al-latii hiyaa ahsan” yaitu dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Dan kalau seandainya pada akhirnya terjadi proses perdebatan itupun harus menggunakan cara-cara yang terbaik. Walaupun sebenarnya yang harus kita bangun adalah bukan perdebatan tapi membangun proses dialog yang santun dan terbuka.
Sedih rasanya hati ini menyaksikan sebagian saudara-saudara umat muslim kita yang bertindak anarkis, melakukan persekusi terhadap Ahmadiyah. Mereka menyatakan diri sedang berdakwah dan berjihad atas nama Islam tetapi bertentangan dengan nilai-nilai Islam itu sendiri. Bukankah Allah Swt telah menegaskan bahwa rumah ibadah siapapun dari agama dan golongan apapun tidak boleh dirusak?

“Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalang-halangi menyebut nama Allah dalam mesjid-mesjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya? mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (mesjid Allah), kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa yang berat.” (al-Baqarah [2]:114)

Bahkan ditegaskan dalam ayat ini, orang yang menghalang-halangi menyebut nama Allah dalam mesjid-mesjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya sebagai orang yang paling aniaya (azhlamu).
Sudah berapa banyak masjid-masjid milik Jamaah Ahmadiyah yang dirusak oleh massa yang mengatasnamakan Islam dan hal ini sangat memprihatinkan. Alih-alih mengajak umat untuk bisa memakmurkan masjid, malahan masjid yang sudah ada pun menjadi sasaran perusakan.
Jadi selesaikanlah perbedaan dengan cara-cara yang damai bukan dengan jalan kekerasan. Dan masalah keyakinan bukan manusia yang menjadi hakimnya melainkan Allah Swt lah sebagai wujud al-Hakim yang dapat memberikan penghakiman dengan seadil-adilnya.


Selengkapnya...

Senin, 04 Februari 2008

27 Desember Benaziir Bhutto Menghembuskan Nafas Terakhirnya

27 Desember Benaziir Bhutto Menghembuskan Nafas Terakhirnya

27 Desember Benaziir Bhutto Menghembuskan Nafas Terakhirnya
(Hz. Imam Mahdi a.s -pendiri Jamaah Islam Ahmadiyah- pernah mendapat ilham dalam bahasa Urdu "Staais ko eik waqiah, Allahu Khoirun wa Abqaa" artinya: Pada tanggal 27 akan terjadi satu peristiwa, Allah Zat Yang Terbaik dan Zat Yang Kekal. Apakah ini ada hubungannya dengan kematian Benaziir Bhutto dan Klan Bhutto?Wallahu a'lamu..Yang Jelas siapa yang menghinakan Utusan Allah Taala maka dia juga dihinakan oleh-Nya, dan siapa yang menolong Utusan-Nya maka Dia pun akan menolongnya)




Historiografi Bhutto 1 : Dan Dia Mendatangi Kematiannya

TIDAK TAKUT DIBOM!Mantan Perdana Menteri Pakistan Benazir Bhutto (54) mengaku tidak gentar menghadapi ancaman serangan terhadap dirinya, seperti ledakan bom di Karachi yang menewaskan 138 orang. Dia menegaskan siap untuk menghadapi segala risiko, termasuk nyawanya terenggut, untuk memperbaiki demokrasi di Pakistan."Kami percaya kalau hanya demokrasi yang bisa menyelamatkan Pakistan dari disintegrasi dan penguasaan kelompok-kelompok militan," ujar Benazir kepada wartawan di rumahnya, di Karachi, Jumat (19/10) malam.Menurut Benazir, serangan bom teroris yang dilancarkan saat dia berpawai di Karachi bukan hanya ditujukan kepada dia. Serangan bom itu juga ditujukan untuk upaya-upaya penegakan demokrasi di Pakistan.Ledakan bom yang terjadi pada Kamis (18/10) malam itu terjadi hanya lima meter dari mobil yang digunakan untuk mengarak Benazir. Wanita yang sudah dua kali menjadi perdana menteri itu selamat, karena saat itu sedang beristirahat di dalam mobil lapis baja.Serangan terjadi saat ratusan ribu pendukung Benazir berkumpul di jalan-jalan Pakistan untuk menyambut kedatangannya. Benazir kembali ke Karachi setelah delapan tahun berada di pengasingan.Benazir menegaskan dia tidak gentar menghadapi serangan yang nyaris merenggut nyawanya itu. Beberapa kelompok militan, seperti Taliban dan Al Qaeda memang telah mengeluarkan ancaman untuk melakukan serangan bom bunuh diri menyambut kedatangan Benazir."Saya siap untuk menanggung segala risiko. Tapi, saya tidak ingin menyerahkan negara kita yang besar ini kepada kelompok-kelompok militan," ujar Benazir.Dia lantas berjanji akan tetap tinggal di Pakistan untuk ikut serta dalam pemilihan presiden pada Januari 2008. Benazir dan Presiden Pervez Musharraf saat ini dalam perundingan berbagi kekuasaan.Selain Taliban dan Al Qaeda, Benazir juga menuding pendukung mantan pemimpin militer Pakistan Mohammed Zia ul-Haq berada di balik serangan bom itu. Pada 1977, Zia menggulingkan kekuasaan Zulfiqar Ali Benazir, ayah Benazir Bhutto. Dua tahun kemudian, Zia menjatuhkan hukuman gantung kepada Ali Benazir.Kecaman DuniaSementara itu, sejumlah pemimpin dunia mengecam serangan bom yang menjadikan Benazir sebagai sasaran. Amerika Serikat (AS) bahkan menawarkan bantuan untuk menyelidiki ledakan itu."AS mengecam serangan teroris di Pakistan yang telah merenggut nyawa warga tak berdosa. Para ekstremis tidak lagi boleh berada di Pakistan untuk mengganggu proses demokrasi di sana," ujar juru bicara keamanan nasional Gedung Putih, Gordon Johndroe.Washington selama ini mendukung upaya-upaya militer Pakistan untuk memerangi teroris dan kelompok militan lain. AS juga mendukung rencana kesepakatan bagi ke- kuasaan antara Musharraf dan Benazir.Perdana Menteri Inggris Gordon Brown berjanji akan mendukung Islamabad untuk mengungkap pelaku peledakan itu. Inggris juga menyediakan sambungan telepon khusus bagi warga Pakistan yang ada di Inggris untuk bisa menghubungi keluarga mereka yang khawatir atas situasi di sana.Australia merasa yakin kalau pelaku di balik serangan bom itu adalah kelompok teroris Al Qaeda.Tiongkok, salah satu sekutu dekat Pakistan, mengimbau Islamabad untuk mengutamakan stabilitas sosial yang terguncang akibat ledakan bom itu. Sekutu Pakistan lainnya, Turki, mendesak komunitas internasional untuk bekerja sama lebih erat dalam perang melawan terorisme.Kecaman juga datang dari India yang kerap menuding Pakistan mendukung kelompok teroris di Kashmir. "Hantu-hantu teroris itu telah memperkuat hubungan negara- negara yang sepakat untuk melawannya," ujar juru bicara Departemen Luar Negeri India Navtej Sarna.dari website Suara Pembaruan, Last modified: 20/10/07AKHIRNYA TEWAS!!Tokoh oposisi di Pakistan Benazir Bhutto tewas dalam serangan bom bunuh diri usai menggelar kampanye, Kamis (27/12). Kementerian Dalam Negeri Pakistan memastikan tewasnya Bhutto dalam insiden tersebut, namun penyebab pastinya masih simpang siur.Juru bicara kementerian dalam negeri Pakistan Javed Cheema mengatakan, kemungkinan Bhutto terkena pecahan bahan peledak yang disembunyikan pelaku di dalam jaketnya. Sementara penasehat keamanan partai tempat Bhutto bernaung mengatakan, bahwa seorang laki-laki bersenjata menembak Bhutto di bagian dada dan leher ketika Bhutto akan masuk ke mobilnya. Setelah menembak Bhutto, pelakunya melakukan bom bunuh diri.Suami Bhutto, pada para wartawan sebelumnya mengatakan bahwa isterinya dalam "kondisi serius" dan sedang menjalani pembedahan.Aparat kepolisian mengatakan, korban tewas akibat bom bunuh diri yang terjadi di Rawalpindi itu berjumlah 20 orang. Insiden ini terjadi hanya beberapa jam setelah empat orang tewas ditembak dan tiga orang luka-luka dalam kampanye pemilu mantan perdana menteri Pakistan Nawaz Sharif.dari ERAMUSLIM
Label: Kewafatan Benaziir Bhutto

Selengkapnya...

KEPERCAYAAN KEESAAN TUHAN

KEPERCAYAAN KEESAAN TUHAN

Ini sepertinya suatu konsep yang agak dasar dan sederhana. Seharus tidak sulit untuk sesiapapun untuk memahami keesaan Tuhan, dan persoalan itu selesai disini. Tetapi faktanya tidak semudah itu memandangnya. Manakala seseorang menguji konsep Ke-Esaan-Nya lebih dalam, maka segala agama yang ada di dunia berputar di titik yang sangat penting ini. Kepercayaan berkenaan Ke-Esaannya ini mempengaruhi segi kehidupan manusia dalam segala aspek nya. Kepercayaan tentang ini juga menyiratkan peniadaan segala sesuatu selain Tuhan. Maka kepercayaan tentang ke-esaan Tuhan adalah tidak serta merta berhenti disitu, namun kepercayaan akan hal ini merupakan sumber bagi terpancarnya kebenaran abadi. Hal ini juga juga mengirimkan suatu pesan terbebasnya manusia dari segala macam penindasan dan membebaskan manusia dari segala hal kecuali ketaatan yang sejatinya bersumber dari Tuhan.






Artikel ini menerangkan lebih lanjut dari sudut pandang lain, baik dalam Quran suci dan hadist Rasulullah saw. Sebagai contoh, di deklarasikan ' La houl wala quat illa Billah' ( Tidak ada kuasa kecuali dengan izin Allah) membuka jendela baru bagi suatu pemahaman Ke-esaan-Nya secara lebih luas dan lebih dalam. Ke-esaan-Nya meniadakan semua ketakutan selain kepada-Nya. Yang kedua yang tak kalah pentingnya adalah ke-esaan ini membawa kita untuk fokus pada aspek ke-esaan itu sendiri. yaitu yang kuasa untuk mencapai kebajikan sejati semata-mata tergantung pada Tuhan itu sendiri, dan bahwa IA adalah Pemilik semua sumber energi dan segala kekuatan. Oleh karenanya bagian yang pertama dari hal ini berhubungan dengan hal negatif dari kekuasaan dan bagian kedua berhubungan dengan hal positif dari kekuasaan itu.



Jika diaplikasikan dalam tindakan manusia, maka motivasi, niat dan lainnya itu dapat dilihat kedua kekuatan ini saling mengarahkan. Keinginan manusia dan selanjutnya tindakannya selalu dipandu dan dikendalikan oleh ketakutan dan atau harapan, dan tidak ada pengecualian terhadap hal ini . Mereka yang berbuat baik memiliki ketakutan dan harapan, begitu pula mereka yang menurut berbuat jahat dimotivasi oleh yang sama pula. Ketakutan yang dirasakan orang kafir digolongkan pada ketakutan yang tidak berdasarkan ketuhanan, mereka ini membentuk kehidupan mereka sejalan corak duniawi. Terkadang bentuk ketakukan itu timbul dari ketakutan akan ketidak-senangan raja atau penguasa mereka. Terkadang ketakukan itu timbul dari ketakukan pada masyarakat secara keseluruhan, takut akan kekerasan dan kemalangan yang mungkin ditimpakan pada mereka. Kadang kala ketakutan itu timbul dalam bentuk ketakutan akan jatuh miskin dan kemalangan yang menimpa mereka dan seterusnya. Jadi singkatnya dunia ini dipenuhi kelicikan dan sebagian besar tindakan manusia dapat diterangkan berdasarkan adanya ketakutan didalam diri mereka.





Kepercayaan pada ke-Esa-an-Nya akan mengusir rasa takut secara total dan membawa alam pikiran seseorang pentingnya takut hanya kepada Tuhan, yang berarti seseorang itu harus tidak takut akan kejengkelan dari orang tak beriman, tetapi selalu berupaya menghindarkan rasa ketidak senangan Tuhan, dan berperilaku hanya IA semata yang pantas ditakuti. Dari sisi positipnya semua motivasi manusia dan tindakannya adalah akibat dari perbuatannya sendiri. Kenyataannya manusia selalu berupaya menyenangkan dirinya sendiri walau untuk itu dia harus mengorbankan orang yang paling dekat dengannya.



Dalam bentuk yang berlebihan manusia terkadang menyembah egonya sendiri. Untuk mencapai tujuannya ini, manusia terpaksa harus menyenangkan orang yang ia-nya begitu bergantung pada orang itu sebagai sumber kesenangan pribadinya. Dalam hal yang demikian ia berupaya keras menyenangkan para penguasa, raja dan semisalnya. Manusia seperti itu bahkan rela menjadi budak mereka. Penyerahan sempurna manusia yang demikian itu semata-mata agar ia meraih kesenangan pribadinya. Namun manusia tak bertuhan ini tidak memiliki satu tuhan saja. Setiap manusia lain yang menurutnya ia berkepentingan dengan mereka, akan juga diperlakukan sebagai tuhannya. Jika kita menganalisa keadaan ini maka tampaklah segala bentuk kekejian sosial, kejahatan politik, dan kejatuhan moral sedemikian rupa melanda masyarakat secara luas dan akhirnya berujung pada kehancuran.



Dari sudut pandang ini, manakala kamu sekilas menelaah deklarasi ' tidak ada Tuhan selain Allah, yang Esa dan tunggal', maka semua ketakutan dan harapan yang bersumber selain dari Tuhan akan dihempaskan jauh-jauh, seolah-olah dilemparkan dari kekuatan tongkat sihir. Dengan kata lain, seseorang yang menghambakan diri pada tuhan sejati akan dibebaskan dari perbudakan sesama manusia. Tuhan-tuhan palsu itu semata-mata produk dari imajinasi mereka semata dan tuhan seperti itu tidak memiliki kuasa menganugrahi dan menghukum mereka. Sebagian manusia bahkan menyembah tuhan yang sama fananya dengan diri mereka sendiri. Mereka menyebah ego mereka, kepentingan mereka dan untuk itu mereka menciptakan beragam kekacauan dan permusuhan bahkan menciptakan situasi kekacauan yang sangat luas.



Konsep Islam berkenaan ke-Esaan-Nya menanamkan kesadaran ke-esa-an alami yang ada dalam diri manusia. Ke-esaan itu mampu menembus batas-bastas suku, etnis dan warna kulit. Hal ini melahirkan konsep universalitas dalam Islam yang begitu uniknya. Dalam pandangan Tuhan sejati ini segenap manusia kapan saja mereka lahir sama derajatnya. Ini merupakan doktrin dasar didalam Islam dan seutuhnya tidak membuka ruan apapun bagi tuhan-tuhan lain. Tuhan dalam doktrin Islam ini tidak mengenal adanya tuhan bapak, tuhan ibu, dan tuhan anak. Bagi Tuhan seperti ini beranak pinak tidak terkonsepkan.



Aspek penting lain dari konsep ke-Esa-an Tuhan dalam Islam adalah sebagaimana dinukilkan dalam quran karim bahwa terdapat harmonisasi absolut dalam ciptaan-Nya. Konsep harmoni ini sangat didukung oleh Einstein. Beliau telah menelaah kesetaraan simetri dalam alam ini, yang menurutnya memerlukan satu Pencipta. Beliau seorang ilmuan dan telaah harmonisnya alam ini sebatas materi semesta yang ada. Namun quran karim berkata tentang harmonisasi dalam penciptaan dan segala kemungkinan aplikasi ciptaannya itu. Quran suci meng-klaim bahwa dalam alam ini sebagaimana diceritakan oleh-Nya sendiri dan juga tertulis dalam kitab-kitab-Nya dinyatakan tidak ada disharmonisasi dalam ciptaan-Nya. Segala sesuatunya bersesuaian dengan ciptaan-Nya dan segala firman-Nya.



Lebih jauh ia mendeklerasikan bahwa adanya konsistensi sempurna antara firman Tuhan dengan tindakan-Nya dan tidak ada kontradiksi antara alam dan firman suci-Nya yang dilafalkan lewat Nabi-nabi-Nya. Hal ini dinyatakan dalam lima ayat pertama surah Al-Mulk dan berbagai ayat lainnya dalam quran dari berbagai sudut pandang.



Selanjutnya dalam skala individu. Kepercayaan akan ke-Esa-an Tuhan memainkan peranan penting dalam pendidan dan kemajuan umat manusia. Untuk itu diperlukan satu konsistensi antara pandangan manusia dan perbuatannya. Adanya konsistensi ini menyebabkan keutuhan yang tak terpisahkan diantara keduannya. Hal ini dengan mudah diketahui tatkala kita menelaah berbagai kebiasaan dikalangan orang beragama. Siapa dari mereka yang mengajarkan kebencian pada satu bagian dalam masyarakat atas nama Tuhan. Prinsip ke-Esa-an Tuhan terkadang terperaktekkan bias dalam situasi tertentu dan bagaimana mungkin hal demikian bersumber dari-Nya yang menciptakan segala sesuatunya itu.

klik juga

Terjemah oleh Arpen Priyatna

Sumber : http://www.alislam.org/books/study-of-islam/unity.html
Selengkapnya...

Unity Of GOD

Unity Of GOD

In the name of Allah, the Gracious, the Merciful.
Blessed is He Who has sent down al-Furqan to His servant, that he may be a Warner to all the worlds—
He is to Whom belongs the Kingdom of the heavens and the earth. And He has taken unto Himself no son, and has no partner in the Kingdom, and He has created everything, and has determined its proper measure.



Yet they have taken beside Him gods, who create nothing but are themselves created, and who have no power to harm or benefit themselves, nor have they any power over death or life or Resurrection. (25:1-4)

Read More

Selengkapnya...

Woman in Islam

Woman in Islam

Islam confers on women all the political and social rights, which man enjoys. She is entitled to all the privileges bestowed upon man. Beside worldly matters, women are also equal to men in the spiritual sense. Allah says in the Quran:


Surely, men who submit themselves to GOD and women who submit themselves to HIM, and believing men and believing women, and obedient men and obedient women, and truthful men and truthful women, and men steadfast in their faith and steadfast women, and men who are humble and women who are humble, and men who give alms and women who give alms, and men who fast and women who fast, and men who guard their chastity and women who guard their chastity and men who remember ALLAH much and women who remember HIM - ALLAH has prepared for all of them forgiveness and a great reward (33:36)
Download


Selengkapnya...

Blog Ahmadiyah Difitnah

Islam Agama Damai

Islam Agama Damai
Pidato tentang Islam Agama damai di hadapan anggota Parlemen Eropa

Pembacaan Al-Quran di Parlemen Eropa

Pembacaan Al-Quran di Parlemen Eropa
Melalui Perjuangan Islam Ahmadiyah, Al-Quran dilantunkan di hadapan Parlemen Eropa

MTA Internasional

MTA Internasional
Televisi Nuansa Islami

Esensi Ajaran Islam

Hazrat Mirza Ghulam Ahmad : "Berbelas-kasihlah kepada sesama hamba-Nya. Janganlah berbuat aniaya terhadap mereka, baik dengan mulutmu atau dengan tanganmu, maupun dengan cara-cara lain. readmore

Warta Ahmadiyah

Apakah Ahmadiyah Itu

snapshot

About Me


chkme

SEO Reports for surga-mu.blogspot.com

Website Perdamaian

 

Copyright © 2009 by Ajaran Islam